Rabu, 3 Juni 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Legal Corner Fun8Legal Corner Fun8
Legal Corner Fun8 - Your source for the latest articles and insights
Beranda Mensos Akan Salurkan 2 Jenis Bansos Stimulus Ekono...

Mensos Akan Salurkan 2 Jenis Bansos Stimulus Ekonomi

Mensos Akan Salurkan 2 Jenis Bansos Stimulus Ekonomi untuk Masyarakat Terdampak Laporan Solok – Mensos Akan Salurkan Republik Indonesia, Tri Rismaharini, mengumumkan

Mensos Akan Salurkan 2 Jenis Bansos Stimulus Ekonomi untuk Masyarakat Terdampak

Laporan Solok – Mensos Akan Salurkan Republik Indonesia, Tri Rismaharini, mengumumkan bahwa pemerintah akan segera menyalurkan dua jenis Bantuan Sosial (Bansos) dalam rangka memberikan stimulus ekonomi bagi masyarakat yang terdampak oleh berbagai tantangan ekonomi, termasuk pasca-pandemi dan krisis global. Bantuan tersebut dirancang untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan, terutama kelompok rentan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dua Jenis Bansos untuk Stimulus Ekonomi

Menurut Mensos Tri Rismaharini, ada dua jenis Bansos Stimulus Ekonomi yang akan disalurkan oleh Kementerian Sosial, masing-masing memiliki sasaran dan mekanisme penyaluran yang berbeda. Bantuan ini bertujuan untuk memberikan dorongan kepada masyarakat yang membutuhkan, serta mempercepat pemulihan ekonomi yang masih dalam tahap pemulihan setelah masa krisis.

1. Bansos Langsung untuk Masyarakat Terdampak Ekonomi

Jenis pertama adalah Bansos Langsung yang akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh penurunan daya beli, pemutusan hubungan kerja (PHK), atau kesulitan ekonomi lainnya. Tujuan kami adalah membantu meringankan beban hidup mereka di tengah kondisi yang serba sulit,” ujar Risma.

Bansos Langsung ini diperkirakan akan mencakup sekitar 10 juta keluarga di seluruh Indonesia, dengan besaran bantuan yang akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah dan tingkat kebutuhan. Penyaluran bantuan akan menggunakan sistem yang terintegrasi dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dimiliki oleh pemerintah, untuk memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran.Mensos Beberkan Penggunaan Rp48 Juta Per Tahun untuk 1 Siswa Sekolah Rakyat  | ERAKINI.ID

Baca Juga: Arema FC Libas Persija Kedisplinan Taklukkan Macan Kemayoran

2. Bansos untuk UMKM dan Pengusaha Mikro

Jenis kedua adalah Bansos untuk UMKM dan usaha mikro. Pemerintah memahami bahwa sektor usaha kecil dan menengah sangat terdampak oleh krisis ekonomi, terutama selama pandemi dan gejolak ekonomi global. Untuk itu, bantuan ini difokuskan pada pemberian bantuan modal bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya.

“Kami juga memberikan stimulus kepada UMKM dan usaha mikro melalui bantuan modal usaha. Ini akan membantu mereka untuk bisa bertahan dan bahkan berkembang di tengah tantangan ekonomi yang ada,” tambah Risma. Bantuan ini dapat digunakan untuk membeli bahan baku, memperbaiki fasilitas usaha, atau untuk mendukung kegiatan usaha lainnya yang dapat meningkatkan produktivitas mereka.

Bantuan ini akan disalurkan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sistem pinjaman tanpa bunga yang dikhususkan untuk usaha mikro. Program ini ditujukan untuk lebih dari 500 ribu pelaku UMKM di seluruh Indonesia, terutama yang belum tersentuh oleh program perbankan formal. Untuk memastikan agar bantuan tepat sasaran, pemerintah bekerjasama dengan lembaga keuangan mikro dan organisasi non-pemerintah yang memiliki akses langsung ke pelaku usaha kecil.

Menjangkau Daerah Terpencil dan Kelompok Rentan

Mensos Rismaharini juga menegaskan bahwa distribusi bantuan sosial ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, desa, dan badan usaha milik desa (BUMDes) untuk memastikan bahwa bantuan sampai ke daerah-daerah terpencil dan kelompok masyarakat yang lebih sulit dijangkau. Pemerintah juga berencana untuk memanfaatkan teknologi, seperti aplikasi Cek Bansos, untuk memantau dan memastikan transparansi dalam penyaluran bantuan.